Isi Kekosongan Kepsek, Pemkab Jember Lakukan Seleksi Kepsek

Sebanyak 135 orang calon Kepala Sekolah, mulai dari sekolah dasar (SD) sampai dengan SMP, akan melalui seleksi. Seleksi ini sendiri dilakukan untuk mengisi beberapa tempat lembaga sekolah yang masih terisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah.


Wabup Jember, KH. Abdul Muqit Arief, menyerahkan tanda peserta seleksi calon Kepsek, tadi siang, 28/11

Menurut data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKSDM) Kabupaten Jember, ada 910 lembaga sekolah SD, Kepsek yang difinitif ada sekitar 797 orang. Sedangkan yang diisi oleh Plt. Kepsek sekitar 113 atau sekitar 87,53 %.

Sementara itu untuk sekolah menengah pertama (SMP) yang terisi secara difinitif ada sekitar 72 orang dari 94 lembaga sekolah SMP yang ada. Untuk yang diisi oleh Plt. ada sekitar 22 orang atau sekitar 72.60%.

Dikatakan oleh Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arief, saat membuka seleksi calon kepala sekolah yang dilaksanakan di aula PB. Sudirman, 28/12, tadi siang, bahwa BKSDM Jember saat ini mengumpulkan guru-guru dari semua sekolah yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi calon kepala sekolah.

Wabup Kyai Muqit bahwa seleksi ini selain perintah perundang-undangan, hal ini memang perlu dilakukan untuk mendapatkan kepala sekolah yang mempunyai kompentensi yang mumpuni. Karena, lanjut Kyai Muqit, kompetensi yang mumpuni ini akan mempengaruhi kemajuan lembaga sekolah yang dipimpinnya. “Tanpa selesksi ini, mustahil kita bisa mendapatkan Kepal Sekolah yang qualified”, ungkapnya. 

Kyai Muqit juga mengakui jika ada yang beranggapan seleksi pengisian kepala sekolah ini dianggap terlalu lama. Akan tetapi, lanjutnya, semua ini dilakukan karena ada tahapan-tahapan yang mesti dilalui, mulai dari tahap seleksi administrasi, seleksi substansi, dan lainnya. “Ya, semua ini harus dilalui, tahapan-tahapan ini. Semua ini semata-mata untuk mendapatkan kepala sekolah yang mumpuni demi kemajuan pendidikan di Jember ini”, ulas Alumni Ponpes Annuqayah ini.

Sementara itu, diungkapkan oleh Ruslan Abdulgani, Kepala BKSDM Jember, bahwa selama ini Pemkab Jember berusaha untuk mengisi semua lembaga sekolah yang kosong dengan Plt. Atau Plh. Hal ini, ungkap Ruslan, ini semata-mata dilakukan untuk memenuhi tuntutan perundang-undangan, sekaligus agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dan dijalankan sebagaiman mestinya.

Ruslan juga menegaskan bahwa untuk undangan guru yang memenuhi syarat kepangkatan ada sekitar 367 orang. Dan untuk target, lanjut Ruslan, bahwa semua akan dilaksanakan sampai dengan 2019, termasuk pengumuman dan diklat kepala sekolah.

“Dipastikan pada bulan ketiga 2019, bisa dipastikan akan selesai. Itu termasuk sudah pelantikan kepala sekolah secara definitif”, pungkasnya.

Hits: 102

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.