Sinergi Kementan-Pemkab Jember-BNI, Petani Jember Dapat Saluran KUR

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan disalurkan kepada petani Jember ini diharapkan mampu bisa mendongkrak kesejahteraan petani diwilayah pedesaan.

Dirjen Pupuk dan Pestisida, DR. Ir. Muhrizal Sarwani, saat memberikan pengarahan pada petani, 5/12

Disampaikan oleh Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian RI, DR. Ir. Muhrizal Sarwani, MSc, saat acara Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019, di Desa Jatisari, Jenggawah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan contoh dari sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk itu, lanjutnya, Kita akan dorong penggunaan Kartu Tani ini,  yang di dalamnya bisa digunakan untuk KUR.

Muhrizal Sarwani juga menyampaikan KUR itu untuk sekitar 1 hektar lahan pertanian dengan uang kurang lebih Rp. 14  juta. Kartu ini juga bisa untuk membeli pupuk. Pembelian pupuk di kios pupuk sekarang non cash atau menggunakan kartu tani.

Sementara itu, General Manajer Divisi Bisnis usaha kecil BNI, Bambang Setyatmojo, mengatakan KUR BNI di Jember sudah hampir Rp. 15 milyar, yang disalurkan kepada 1400 petani.  Di Kecamatan Jenggawah sudah lebih dari 40 petani.

“Dari 40 tani ini bisa menularkan bahwa dari BNI ada kemudahan akses. Bunganya ringan dan bayarnya ketika panen,” katanya. 

Bambang mengatakan, bantuan dan pelatihan dari BNI akan disinergikan dengan Pemkab Jember dan Kementerian Pertanian.

“Diharapkan apa yang dilakukan oleh BNI, Kementrian Pertanian dan Pemakab Jember ini benar-benar bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani yang sering terpinggirkan”, pungkasnya.

Hits: 14

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.