Meski Bergelar Dokter, Bupati Jember Turun Langsung Tangani Penambalan Jalan Berlubang

Banyaknya keluhan yang didapat oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR, terkait jalan protokol yang berlubang di Kabupaten Jember. Membuat Bupati Perempuan pertama di Jember ini mengambil sikap tegas dengan membentuk Tim Jalan Berlubang, yang bertugas untuk memantau kondisi jalan sekaligus langsung memperbaikinya dilokasi jalan berlubang tersebut.

Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR, Saat Menandai Jalan Berlubang Yang Harus Segera Ditambal

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, mengerahkan tim reaksi cepat untuk menambal jalan aspal yang berlubang. Tim yang diberi nama Tim Jalan Lubang ini diberangkatkan dari Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat, 1 Maret 2019. Sebelum melakukan tugas-tugasnya, Tim ini mendapatkan pengarahan tegas dari Bupati Faida. “Karena masyarakat bukan ingin cepat didatangi, tetapi ingin jalannya cepat diaspal dan ditutup (lubang jalannya), kata saat memberikan pengarahan pada Tim bentukannya ini. 

Dikatakan saat pengarahan tadi, bahwa Sebelumnya tim ini bernama Unit Reaksi Cepat (URC) Pemeliharaan Jalan, Dinas PU Bina Marga. Namun, bagi Bupati Faida, meski namanya reaksi cepat, unit ini tidak cepat dalam menanggapi keluhan warga. Bahkan, kerjanya sangat lamban dalam menangani kebutuhan masyarakat.

Bupati Faida menjelaskan Ada lima tim yang diberangkatkan pada Jumat, 1 Maret 2019, dengan jumlah keseluruhan mencapai 55 orang.
Dengan mengendarai mobil pick up, yang telah dibekali dengan peralatan dan aspal untuk menambal jalan aspal berlubang. 

“Untuk kali ini, tim akan menambal lubang jalan aspal di daerah perkotaan. Selanjutnya akan diteruskan ke seluruh wilayah Jember. Dan, Saya juga akan turun di lapangan bersama mereka untuk memantau langsing penanganan jalan berlubang ini”, kata bupati kepada awak media.

Jalan lubang, lanjutnya, akan ditandai, dan tim sudah ada alat kerjanya, pelindung diri, dan aspal, sehingga jalan akan dipastikan baik dan rapi.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berpesan kepada anggota Tim Jalan Berlubang untuk tidak pilih-pilih dalam melaksanakan penambalan jalan. 

“Saya tidak ingin mendengar tim mengerjakan tugasnya pilih-pilih. Tidak ada pula alasan untuk kepentingan konflik politik, sehingga jalan aspal yang berlubang tidak segera ditutup. Sebab, jika mengabaikan jalan berlubang bisa mengakibatkan celaka bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Siapapun, kita ikut berdosa apabila menunda perbaikan jalan”, Tegas orang nomor satu di Jember ini.

Hits: 169

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.