Kyai Muqit “Generasi Muda Harus Paham Nilai Luhur” Pancasila

Nilai-nilai Pancasila yang telah ditanamkan oleh para pendiri negara (Founding Father) ini telah disadarkan untuk menjadi kunci pondasi bagi para generasi penerus nantinya. Diera millenial yang begitu banyak berbagai aliran dan kepentingan, menekankan begitu pentingnya nilai-nilai luhung Pancasila sebagai pondasi untuk keutuhan Bangsa Dan Negara Indonesia. 

Wabup Muqit saat membuka sarasehan Pancasila, 12/12

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Drs. KH. Abdul Muqit Arief saat membuka Sarasehan Pacasila yang mengangkat tema “Mewujudkan Pancasila sebagai Landasan Ideologi dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara”, diaula PB Sudirman, 12/12.
“Anak- anak harus tahu bahwa kita hidup di suatu negara yang sangat plural atau beragam dari segala aspek , dan Pancasila sebagai dasar negara juga harus betul-betul diketahui,” kata Wabup Muqiet dalam sambutannya.

Kyai Muqit juga mengaskan Pancasila merupakan pengikat kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika tidak memahami nilai-nilai Pancasila, oleh Karena itu, lanjut Kyai Muqit, perlu adanya pemahaman yang utuh untuk mendalami Nilai-nilai Pancasila. 

“Semua lapisan masyarakat, tidak hanya generasi muda harus memahami Pancasila. sebab, tantangan terhadap keutuhan negara tidak hanya datang dari luar negeri, tetapi juga dari dalam negeri”, tegas Kyai asal Silo ini.

Sarasehan Pancasila ini diikuti oleh camat, kasi pemerintahan, perwakilan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur ormas, LSM, pembina kader bela negara, pengawas TKSD, kepala sekolah SD, termasuk mahasiswa
Papua.

Sementara Ka.Bakesbang Pol Jember, Bamabang Hariyono, menyampaikan para mahasiswa yang berasal dari papua ini adalah mahasiswa yang kuliah di Universita Negeri Jember. “Yang siap membantu Kabupaten Jember dalam kegiatan mempertahankan NKRI,” kata Drs. Bambang Haryono,MM.

Menurut Bambang, sarasehan bertujuan melestarikan dan melaksanakan UUD 1945 serta mempertahankan dan memelihara kesatuan NKRI. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan rasa nasionalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Tidak ada alasan untuk mengganti Pancasila dan NKRI. Pancasila dan NKRI adalah Final”, pungkasnya.

Hits: 18

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.