Demi Lindungi Hak Pilih Pasien, Pihak RSBS Antar Pasien Milih Di TPS

17 April 2019 adalah hari ini dimana seluruh masyarakat yang cukup umur berhak memberikan suaranya untuk pemimpin Indonesia lima tahun ke depan. Namun ternyata, ada beberapa orang dengan kondisi kesehatan menurun sehingga harus di rawat inap, termasuk di RS Bina Sehat Jember. Bahkan, tidak sedikit yang berharap agar dapat mencoblos meski sedang sakit.

Fenny salah satunya. Perempuan yang bertempat tinggal di kawasan sultan agung itu harus dirawat di RSBS pada Selasa (16/4) malam. Padahal ia juga sudah mendapatkan undangan untuk mencoblos. Dengan kondisi tangan sudah diinfus, keinganannya untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi tak ingin dilewatkan.

“Sejak kemarin memang sudah ada keluhan di daerah perut. Tapi lama kelamaan makin sakit hingga akhirnya saya dilarikan ke RSBS. Dilema sebenarnya, antara menahan sakit dan ingin nyoblos,” ungkapnya.

Harapannya agar dapat mencoblos pun terwujud. Diantar dengan ambulans dan didampingi petugas medis, Fenny datang ke TPS 20. Ia bisa mencoblos meski tetap memakai infus. Wajah bahagianya pun terlihat.

“Dari semalem juga kepikirian tapi alhamdulillah ternyata pihak RSBS bisa memberikan fasilitas kepada saya sebagai pasien. Rasanya lega bisa nyoblos,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Joni, warga Kecamatan Ambulu yang tidak sempat mengurus A5 karena harus segera dirawat di rumah sakit. Di usia paruh bayanya itu, sebenarnya sangat antusias untuk ikut memilih.

“Sudah sempat patah semangat sebenarnya. Sakit, tangan diinfus, TPS jauh dari RS. Tapi ternyata, pihak RSBS bisa mengakomodir. Baru kali ini saya tahu ada pasien yang diantar RS ke TPS. Wah, senangnya luar biasa,” ujarnya sembari tersenyum.

Sementara itu, Direktur RS Bina Sehat Jember, drg, Yunita Puspita Sari P., M.Kes mengatakan beberapa pasien yang dirawat di RSBS bersikukuh menggunakan hak pilihnya. Sebab sebelum sakit memang belum sempat mengurus A5. Oleh karena itu, kami mengupayakan agar mereka tetap bisa memilih.

“Dengan catatan bahwa pasien sudah mendapatkan ijin dari dokter penanggung jawab agar sementara waktu bisa melakukan pencoblosan di masing-masing TPS dimana pasien terdaftar,” terangnya. (RSBS)

Hits: 15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.