Apel Pagi, Sekkab Mirfano Tegaskan “ASN Jangan Dukung Mendukung Calon Politik. ASN Jember Harus NETRAL”

Apel pagi ini terasa begitu istimewa, mengingat dihari-hari biasa, apel pagi ASN Pemkab Jember dipimpin oleh para Kabag dilingkungan Sekretariat. Namun kali ini, apel ASN tersebut langsung diambil alih oleh Sekretaris Kabupaten Jember, Ir. Mirfano, 12/11.

Dalam kesempatan itu, Mirfano menyampaikan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara yang digaji dan diberikan amanah oleh Undang-undang, sudah sewajarnya untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan pada masyarakat dengan tetap berpegang teguh pada aturan yang telah ditetapkan.

Ditegaskan juga terkait posisi ASN oleh Mirfano, bahwa memasuki tahun-tahun politik, dimana akan ada pileg dan pilres ditahun 2019 nanti. Hendaknya para ASN tetap berada pada posisi Netral sebagai aparatur sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Dijelaskan oleh Mirfano, ada 3 pelanggaran dalam undang-undang, jika ASN aktif terlibat pada politik atau dengan kata lain dukung mendukung. Yaitu, lanjutnya, pelanggaran kode etik, dimana pelanggaran kode etik ini akan dilakukan melalui mekanisme pemeriksaan secara intens oleh Majelis Kode Etik ASN. Untuk sanksi, ungkapnya, yaitu mulai dari sanksi sedang dan sanksi berat, seperti Penurunan Pangkat dan Jabatan, serta penghentian kenaikan pangkat.

Sekkab Jember, Ir. Mirfano, Saat Mengambil Apel Pagi Tadi, 12/11

Lalu yang kedua, lanjut Mirfano, pelanggaran Displin ASN, dimana pelanggaran disiplin ini jelas sanksinya adalah Pemecatan atau Pemberhentian secara tidak hormat. Untuk yang ketiga, Mirfano mengingatkan pelanggaran itu bisa masuk ranah pidana, terkhusus bagi para pejabat atau pemegang kebijakan, dimana para pejabat pemegang kebijakan ini dengan sengaja mengarahkan para staf dan atau memerintahkan kebijakan yabg dipegangnya untuk mendukung salah satu calon yang disitu jelas-jelas akan merugikan calon-calon lainnya.

“Saya ingatkan Hati-Hati dalam foto-foto selfie, Jangan sampai Foto yang kalian ambil itu, disebelahnya ada foto calon atau foto-foto yang bisa disinyalir bisa mengarahkan, seperti kode jari, kode salam, dan lain sebagainya. Kecuali, itu kalian lakukan sendiri tanpa disebelah kalian ada calon atau gambar partai”, ungkapnya.

Sekkab Jember juga meminta agar setiap ASN yang mempunyai akun medsos untuk lebih berhati-hati dalam memberikan komentar-komentar. “Ini juga, harus tetap kita Jaga, koment-koment di Facebook, Instagram, Twitter. Jangan sampai kalian, saya sebagai ASN memberikan koment yang mempunyai unsur politik, apalagi sampai menjelek-jelekkan salah satu calon. Ingat..!! Hukumannya tidak ada yang sanksi ringa. Melainkan semuanya adalah Sanski Sedang dan Berat”, tegasnya.(mbah*)

Hits: 123

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.