Jember Information Center

Cegah Penularan Covid 19, Muspika Mayang Tutup Pasar Hewan

JEMBER – Keberadaan pasar hewan Desa Tegal Waru Kec. Mayang Kabupaten Jember, pada setiap Minggu biasanya ramai penjual dan pembeli hewan ternak, seperti : kambing, sapi, ayam, burung dan  lain-lain, masyarakat yang datang dari berbagai kota, baik dari wilayah Kabupaten Jember, maupun dari luar wilayah Kabupaten Jember.

Keberadaan pasar hewan yang ramai pengunjung tersebut disinyalir merupakan potensi penularan covid 19, baik dari unsur manusia maupun dari hewan, kemudian diberbagai kota rata-rata penjual dan pembeli masih tidak menyadari kondisi kerawanan penularan sehingga tidak memakai masker, tidak memperhatikan phisycal distancing dan kurang mematuhi protokol kewaspadaan lainnya.

Hal inilah yang menjadikan dasar kebijakan Muspika Mayang diantaranya Danramil 0824/08 Mayang Kapten Caj Agus Teguh Yuwono, Camat Mayang Ajip, Kapolsek Mayang AKP Gunawan, untuk menutup pasar hewan tersebut, sembari memberikan penjelasan kepada para pedagang yang terlanjur datang dideapan pasar, bahwa potensi penularan dipasar ini sangat tinggi, sehingga guna menyelamatkan masyarakat pasar itu sendiri, untuk sementara hingga darurat covid 19 ini selesai, pasar hewan ini kita tutup.

Menurut Kapten Caj Agus Teguh Yuwono, keberadaan pasar hewan yang rentan sekali terhadap penularan covid 19 ini, sehingga sesuai dengan rapat koordinasi yang dilakukan beberapa hari sebelumnya, maka mulai hari ini, pasar hewan tersebut kita tutup sementara, dari penjelasan kepada masyarakat pedagang, kondisi ini dapat dipahami dan mereka kembali kerumahnya masing-masing.

Menyikapi hal tersebut, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, saat kami konfirmasi terkait hal tersebut menyampaikan, bahwa upaya-upaya tersebut merupakan bagian dalam rangka menyelamatkan masyarakat itu sendiri, untuk itu penutupan pasar tersebut hendaknya dapat dipahami bersama.

sehingga masyarakat terhindar dari bahaya penularan covid 19 yang sangat mudah sekali menular, dan kita tidak tahu siapa yang terjangkit dan siapa yang tidak, karena virus tersebut tidak hanya ada pada orang yang punya gejala sakit, batuk, pilek, suhu diatas 38 derajat celcius, namun orang sehatpun berpotensi menularkan, sehingga kita semua patut waspada bersama, patuh terhadap protokol kewaspadaan dengan mengenakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, rajin mencuci tangan dan lain-lain,  ini yang perlu dipahami semua pihak. Tegas Komandan Kodim 0824/Jember.
(Siswandi)

Hits: 66

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: