Jember Information Center

Turun Ke Lokasi Bencana,  Komandan Kodim 0824/Jember Evaluasi Pengerjaan Bronjong 

 

 

JEMBER – Upaya tanggap darurat yang diberikan selama lima hari kerja oleh Pemerintah Kabupaten Jember,  dampak banjir bandang yang terjadi pada 01/02/2020 di Dusun Gendir Desa Klungkung Kec Sukorambi Kab Jember, pada kenyataannya memang tidak dapat dipenuhi karena pada hari ke lima pada Kamis 06/02/2020 pengerjaan bronjong masih mencapai sekitar 50 % secara keseluruhan.

Beberapa hal yang menjadikan kendala menurut keterangan dari Tim Tehnis Dinas Pekerjaan Umum  yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan bahwa sejak awal kalau mendatangkan material dari luar, pasti akan memakan waktu dan jalan masuknya terlalu sempit dan kirang memadai, dan akhirnya kita memanfaatkan materian batu  yang ada di Kali Jompo ini dibantu alat berat (Backhoe), pengerjaan bronjong ini saya kira memang sudah maksimal, kita termasuk cepat mampu menyelesaikan sekitar 50 % ini.

Kemudian adanya pekerjaan tambahan karena hasil pertimbangan bersama antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, utamanya terkait pengerjaan jalan tembus yang sudah diselesaikan dan tambahan lokasi lonsor di belakang rumah warga dusun Gendir Desa Klungkung Kec Sukorambi yang merupakan satu lokasi dengan pengerjaan fisik lainnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin yang turun langsung ke lapangan dan ikut bergotong royong pada Karya Bakti TNI Pengerjaan bronjong saat diwawancarai awak media menyampaikan, bahwa  dirinya selaku Komandan Kodim 0824/Jember turun langsung kelapangan diantaranya dalam rangka mengevaluasi sejauh mana pengerjaannya, apa kendala-kendala yang dihadapi dan lain-lain.

Kita akan terus genjot pengerjaannya, lima hari kedepan ini akan kita perkuat personel, dengan melibatkan satuan tetangga, Yon Armed 8/105 Tarik, Pasukan Jajaran Brigif mungkin, sehingga dapat mempercepat pengerjaan  bronjong ini. Kata Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin.

Lebih lanjut Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menyampaikan bahwa dari sisi lainnya kita sudah mampu menyelesaikan pengerjaan jalan tembus sepanjang 250 meter dengan lebar 7 meter yang sudah dapat digunakan untuk aktiitas masyarakat, yang dikerjakan selama dua hari, jadi pengerjaan fisik terdampak bencana ini disamping karena faktor keadaan, juga lebih dikarenakan ada beberapa sasaran tambahan.

Disamping jalan tembus juga ada pengerjaan bronjong di sisi lainnya sepanjang sekitar 20 meter, yang mengancam keselamatan berapa kepala keluarga, jadi bersentuhan langsung dengan masyarakat, kalau ada banjir susulan terancam tambah longsor karena merupakan daerah aliran yang sangat rawan. Pungkas Komandan Kodim 0824/Jember. (Siswandi)

 

 

Hits: 43

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: