Jember Information Center

Muspika Tanggul Jember Bersama Pihak Terkait Lakukan Gropyokan Pencermatan Warga, Putus Penularan Covid 19

 

 

JEMBER – Dalam rangka memutus rantai penularan covid 19, sejumlah langkah dilakukan dari tingkat Kabupaten hingga tingkat desa, hal ini guna menekan agar jumlah penderita covid 19 di Kabupaten Jember tidak bertambah, termasuk pasien dalam pemantauan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP) maupun orang dalam resiko (ODR), dan Kabupaten Jember Keluar dari darurat Covid 19 ini.

Seperti yang dilakukan oleh Komandan Koramil 0824/16 Tanggul Kapten Inf Suparno bersama Muspika dan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) serta Personel Puskesmas Tanggul,  yang melakukan gropyokan (mendatangi warga) pada Selasa 14/04/2020 untuk memantau langsung kondisi warga masyarakat agar segera dapat terdeteksi apabila ada keluhan, batuk, pilek, demam dengan suhu tubuh tinggi.

Pada gropyokan tersebut mendapati warga Rt 01 Rw 12 dsn Gadungan Desa Klatakan Kec. Tanggul, ada 2 warga baru pulang dari Jakarta dan mengalami keluhan yang sama yaitu : muntah, lemas, batuk, pilek, panas, setelah dilakukan pendekatan dengan pihak keluarganya, akhirnya sepakat dilakukan karantina di pusat karantina massal Jember Sport Garden (JSG), sehingga mendapatkan penanganan lebih lebih intensif, dan kalau memang terpapar virus covid 19 tidak berpotensi menular pada keluarga dan masyarakat lainnya.

Menurut Kapten Inf Suparno, Keduanya oleh Muspika dilakukan pengiriman ke JSG untuk menjalani karantina dan pengecekkan lebih lanjut, kemudian  kepada keluarga diberikan sosialisasi serta kita berikan gelang kuning sebagai (ODR) karena meskipun keluarga lainnya sehat namun sempat kontak dengan Sulastri maupun Siali, dan kepada mereka kita lakukan pemantauan terus menerus, kemudian kepada keluarganya juga kita himbau untuk patuh terhadap protokol kewaspadaan, selalu dirumah, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak dengan orang lain.

Lebih lanjut Kapten Inf Suparno menjelaskan bahwa Muspika bersama Puskesmas dan pihak terkait lainnya, telah melakukan upaya lainnya dismping gropyokan ini, juga melakukan sosialisasi sambil penyemprotan disinfecktan di tempat-tempat prasarana umum, ditempat ibadah, pasar dan rumah-rumah warga, kemudian kita juga patroli malam untuk membubarkan warga yang tidak patuh pada jarak Phisycal distancing, dan lain-lain.

Kemudian di Stasiun Tanggul juga kita dirikan Posko Covid 19 untuk melakukan sceening bagi penumpang yang turun dari kereta, stasiun kereta api merupakan salah satu pintu masik Wilayah Kabupaten Jember, sehingga tidak lepas dari pencermatan kita juga. Kata Kapten Inf Suparno.

Menyikapi kegiatan tersebut Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami konfirmasi menyampaikan, bahwa dirinya sangat mendukung dengan upaya tegas jajaran bersama pihak terkait untuk mencegah penularan lebih luas lagi, sampaikan kepada keluarga, bahwa Sulastri dan Siali tersebut belum tentu terpapar covid 19, namun perlu dilakukan tindakan karantina agar tidak menular kepada yang lainnya.

Pada kesempatan ini, kepada masyarakat juga perlu kami sampaikan bahwa tidak usah malu dan tidak usah takut kalau memang kondisi badannya kurang sehat, demam, batuk, pilek, segera saja ke Puskesmas, kalaupun dikarantina jangan malu atau takut, justru kalau mau dikarantina, berarti mereka peduli terhadap dirinya, terhadap keluarganya dan terhadap masyarakat lainnya, dan hal tersebut yang patut di teladani. Tegas Komandan Kodim 0824/Jember. (Siswandi)

Hits: 60

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: