Jember Information Center

Koramil 0824/01 Patrang Bersama Pihak Terkait Juga Screening Penumpang Kereta Api Yang Naik Maupun Yang Turun Cegah Penularan Covid 19

 

JEMBER – Semua pintu masuk wilayah Kabupaten Jember akhirnya mendapatkan perhatian dalam melakukan screening kesehatan bagi warga terutama yang akan memasuki wilayah Kabupaten Jember sebagai bagian dari upaya pencegahan meluasnya penularan covid 19, salah satunya Stasiun Kereta Api Jember, sebagai salah satu pintu masuk Kabupaten Jember bagi masyarakat yang menggunakan moda angkutan Kereta api.

Pos Screening Pencegahan Penularan Covid 19 juga didirikan di Stasiun Kereta Api Jember,  Danramil 0824/01 Patrang Kapten Inf Sumaryono, yang terlihat ikut membantu di Pos Screening penumpang, bersama Kapolsek Patrang Iptu Solihin Agus Wijaya, Camat Patrang M Rofiq, masing-masing bersama 4 orang anggotanya, kemudian petugas kesehatan dari Puskesmas Patrang sebanyak 4 orang dan scurity Stasiun Kereta Api Jember 2 orang setiap hari siaga di Pos Screening tersebut.

Menurut Danramil 0824/01 Patrang Kapten Inf Sumaryono saat kami konfirmasi menyampaikan bahwa petuga jaga di Pos Sreening tersebut dilakukan bergiliran tidak hanya orang-rang tersebut saja, selama 1 X 24 Jam dilakukan pergantian 2 kali, guna melakukan screening terhadap penumpang yang naik turun di 12 perjalanan kereta api yang ada di Satasiun Kereta Api Jember.

Prosedurnya jelas bahwa penumpang yang  turun terutama kita arahkan untuk cuci tangan, menggunakan masker, kita cek suhu tubuhnya, kemudian kita data dan kita berikan arahan terkait kondisi kesehatannya dan kalau memang suhu tubuhnya melebihi 38 derajat dan ada keluhan batuk pilek, langsung kita berikan gelang merah, tanda orang dalam pengawasan  (ODP) dan kita arahkan untuk isolasi, hal tersebut untuk keselamatan dirinya dan orang banyak terkait bahaya penularan covid 19.

kemudian bagi yang tidak ada gejala sakit dan suhu tubuhnya dibawah 38 derajat, namun karena  datang dari daerah zona merah kita berikan gelang kuning tanda orang dalam resiko (ODR) dan kita arahkan, kalau sudah sampai dirumah untuk mengisolasi diri selama 14 hari dan memperhatikan phisycal distancing dengan keluarga dan orang lainnya, dan seterusnya.

Dari hasil screening dari jam  16.00 Wib kemarin hingga 06.00 Wib pagi tadi penumpang yang kita skreening berjumlah 148 orang, yang dikategorikan gelang kuning  107 orang dan gelang merah nihil atau tidak ada. Kata Kapten Inf Sumaryono.

Menyikapi kegiatan jajarannya tersebut, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami konfirmasi menyampaikan,  bahwa dirinya sangat mengapresiasi seluruh jajaran bersama pihak terkat yang bahu membahu dalam mecegah meluasnya penularan covid 19 ini, inilah yang dinamakan sistem pertahanan semesta, aparat dan masyarakat kompak melakukan perlawanan, kalau dalam hal ini kompak melakukan upaya pencegahan. Pungkasnya. (Siswandi)

 

 

 

Hits: 80

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: