Kepung Pendopo Dengan Ucapan Terima Kasih

Malam menjelang 2 tahun kepemimpinan Faida-Muqit, sejumlah relawan masyarakat Jember Pro Tegak Lurus, mengepung Pendapa Wahya Wibawagraha dengan karangan bunga.

Mereka menyampaikan apresiasi atas komitmen Faida-Muqit anti korupsi.

Pengirim karangan bunga datang dari berbagai elemen masyarakat di sejumlah kecamatan di Jember.

Menariknya, rakyat patungan membeli dan membuat ucapan 2 tahun Faida-Muqit, untuk mensupport Bupati dan Wabup Jember anti korupsi dan anti pungli.

Seperti yang disampaikan penggerak Pro Tegak Lurus, Gembong Konsul Alam, Pria yang juga Ketua Ormas Perintis Jember, menilai Faida-Muqit pasangan ideal yang sama-sama tak mau kompromi dengan korupsi.

“Niat baik beliau yang membuat kami tergerak,” katanya.

Menurut Gembong, sudah saatnya rakyat Jember obyektif, menjadi juri penilai kinerja pemimpin daerah.

“Meski KPK sering OTT di sana-sini, kami tak khawatir karena bupati dan wakilnya anti korupsi,” ujarnya.

Beberapa kebijakan Faida-Muqit dinilainya mampu menekan upaya koruptif di Jember.

Terbaru, penyaluran bantuan sosial (Bansos) berpola belanja langsung, juga diyakini sulit untuk dikorupsi.

“Beda dengan kasus dugaan korupsi ketua dewan. Karena bansos yang dikorupsi, bupatinya belum Faida-Muqit,” paparnya.

Memang kata Gembong, niat baik anti korupsi tak selamanya direspon baik pula. Terlebih bagi mereka yang biasa menerima bancakan uang negara.

“Tapi ini bukti, mayoritas warga Jember bangga punya bupati anti korupsi,” klaimnya.

Rupanya, bukan hanya warga yang berkirim karangan bunga. Sejumlah kepala desa (Kades) di Jember pun, tak mau kalah memanfaatkan momentum 2 tahun Faida-Muqit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.