Jember Information Center

Hadiri Rakor Dengan Wagub Jawa Timur, Dandim 0824/Jember Jelaskan Penanganan Ruko Eks Pertokoan Jompo

 

 

JEMBER –  Bertempat di Kantor Badan Koordinasi Wilayah V (Bakorwil V)  Jember Jl Kalimantan 42 Jember pada Kamis 19/03/2020 Pukul 18.30 Wib dilaksanakan Kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, yang langsung mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forkopimda Jember serta dinas terkait.

Rakor yang dilakukan diruang pertemuan Kantor Bakorwil V/Jember tersebut dipimpin langsung oleh Emil Dardak dan dihadiri oleh Bupati Jember Faida, Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, Kepala Bakorwil V/Jember Tjahjo Widodo dan para kepala dinas terkait jajaran Pemerintah Kabupaten Jember.

Pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Dardak pada intinya ingin melihat perkembangan progres langkah tanggap darurat bencana, progres penanganan wabah demam berdarah degue (DBD) yang sempat menjalar di Kabupaten Jember, termasuk mengntisipasi penularan virus corona (covid-19).

Pada kesempatan tersebut Emil Dardak menyampaikan kepada Bupati Jember berkenan hari ini melakukan urun rembug, karena semua orang sedang memikirkan Covid situasi yang tidak pernah kita hadapi sebelumnya, sebagai wakil dari Ibu Gubernur, kebagian memikirkan DBD.

Bahwa Gubernur bersama forkopimda sempat bertemu berbagai elemen termasuk BUMD, Pengusaha, BUMN dan memikirkan solusi  secara gotong royong. Bagaimana caranya agar menyediakan sebanyak mungkin tempat cuci tangan yang sederhana, seperti menyediakan ember berisi air dipasang kran plastik untuk cuci tangan dan sabun, yang lebih efektif dari hand sanitizer.

Dan kedatangan saya ke Jember ini khusus datang ke Jember untuk mengetahui perkembangan Jompo, apabila mungkin ada yang perlu dilaporkan kepada Ibu Gubernur, dan siap untuk membantu menindaklanjuti. Kata Emil Dardak dalam kalimat pembukannya.

Selanjutnya  Bupati Jember Faida pada kesempatan tersebut juga memaparkan berbagai hal baik langkah-langkah penanganannya maupun tindakan-tindakan lain yang diperlukan diantaranya terkait penangananan mewabahnya DBD di Kabupaten Jember yang sudah mulai menurun secara drastis, langkah tanggap darurat bencana alam yang juga belum selesai nanti biar Dandim 0824/Jember yang menjelaskannya, termasuk antisipasi peneyebaran virus corona (covid-19) yang saat ini sedang kita galakkan berbagai langkah bersinergi dengan instanti terkait termasuk dengan TNI-Polri.

Kumudian Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin yang kebagian menjelaskan penanganan tanggap darurat eks robohnya pertokoan Kali Jompo menyampaikan,  bahwa terkait Penanganan Kali Jompo, Tim dari Pusat, Pemprov, Pemda, TNI/Polri telah melakukan langkah-langkah termasuk pengalihan lalu lintas.

Saat kunjungan Gubernur, Tim telah melaksanakan kegiatan, melakukan langkah pengalihan arus pipa air yang berada di tengah jalan untuk 3.000 KK di Jember, dan kl 1 minggu pemasangan pipa jalur alternatif telah dilaksanakan.

Mulai awal sampai 14 hari pertama telah mengerahkan 500 Personil untuk membantu penanganan Jompo. Evakuasi barang ruko dan warga telah dilakukan dengan sinergi sebelum dilakukan perobohan bangunan gedung Ruko Jompo. Target 7 hari dapat dilakukan 5 hari perobohan gedung ruko dengan aman dan lancar berkat kerja sama semua pihak dari pusat, provinsi dan daerah, termasuk evakuasi masyarakat di belakang ruko.

Selanjutnya pengangkatan material serpihan yang jatuh ke sungai, dan bersyukur di hari ke12, seluruh material yang jatuh ke sungai dapat dinaikkan semua. Hari ini masuk target 55 % diharapkan pada tanggal 29 Maret telah selesai tuntas dan dapat membuka satu jalur lalu lintas di Jompo. Situasi terakhir saat Forkopimda berkunjung penanganan Jompo berjalan dengan baik. Pungkas Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin Dandim 0824/Jember.

Begitu pula Kapolres Jember Aris Supriyono,  dalam laporannya juga menyampaikan bahwa dengan berinergi bersama terkait Covid-19 telah melakukan beberapa langkah bersama Bupati dan Forkopimda, diantaranya Sosialisasi, bersih bersih serta penyemprotan disinfektan, dengan meminjam Water Canon Polres Jember.

Memberikan alat semprot portabel ke wilayah dan bagian2 yang sering dilalui masyarakat dan mahasiswa. Selalu melakukan pengecekan ketersediaan bahan pangan/pokok dan kebutuhan masyarakat seperti masker, Hand sanitizer, dan menjaga agar jangan sampai ada yang melakukan aksi borong barang bahan pokok/kebutuhan masyarakat. Pungkas AKBP Aris Supriyono.

Setelah menerima laporan terkait hal-0hal yang dilakukan oleh Bakorwil Jember Tjahjo Widodo, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah, selanjutnya Wakil Gubernur Jawa Timur meninggalkan Jember untuk kembali ke Surabaya. (Siswandi)

 

 

 

Hits: 25

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: