Jember Information Center

Bupati Jember Didampingi Dandim 0824/Jember Jumpa Pers Terkait Covid 19, Ajak Media Beritakan Secara Masiv Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

 

JEMBER – Corona Virus Diase atau lebih dikenal dengan Covid 19 merupakan jenis virus yang sangat mudah menular, untuk itu apabila ada daerah yang memiliki salah satu warganya saja positif terpapar covid 19 ini, maka daerah tersebut langsung dikategorikan sebagai daerah merah, dan ini bahkan tidak hanya melanda Kabupaten Jember saja atau Indonesia saja,  tetapi sudah menjadi darurat internasional.

Terkait dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Kab Jember, serta mengklarifikasi agar pemberitaan covid 19 ini lebih memiliki pengaruh positif pada upaya menyadarkan masyarakat agar patuh terhadap prosedur yang telah disosialisasikan, sebagai upaya melindungi masyarakat itu sendiri, maka pada Rabu 01/04/2020 dilakukan jumpa pers oleh Bupati Jember Faida yang didampingi oleh Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin.

Meskipun kita tidak boleh kumpul-kumpul, namun hal ini sangat pentingsekali bagi masyarakat, maka kita lakukan jumpa pers dengan pengaturan duduk yang relatif aman bagi kita semua, karena ada hal penting yaitu rekan media memperoleh bahan pemberitaan yang akurat dan benar, dan kedepatan melalui Dinas Kominfo nantinya kita pikirkan bagaimana rekan media mendapat bahwn berita berupa tulisan dan gambar visual sehingga bisa diakses dari rumah masing-masing.

Pada kesempatan tersebut Bupati Jember Faida menyampaikan Data per tadi malam Selasa 31/03/2020 Pukul 20.00 Wib, Jumlah orang dalam resiko (ODR) =1402 orang,  414 orang sudah kita pantau selama 2 minggu namun tetap sehat, sehingga tinggal 870 kondisi sehat , namun tetap kita lakukan pemantauan, pada hari ke 14 ODR tersebut tetap kita pantau namun iuntensitasnya kita kurangi,  ada kurang lebih 200-300 orang yang dilakukan pemantauan ketat, ODR nya banyak karena banyak masyarakat yang bepergian dari luar kota, kemudian banyaknya TKI pulang dari luar negeri.

Jumlah orang dalam pengawasan (ODP)= 222 orang,  sebanyak  51 ODP, sudah dipantau dalam kondisi sehat, salah satu meninggal namun masih dalam kategori ODP dan belum diambil sample pemeriksaannya  sehingga tidak termasuk covid 19 karena ada gejala sakit lainnya,  ada 170 ODP pada status pemantauan rumah sakit dan Puskesmas, 144 orang masih dibawah 2 minggu pemantauian oleh rumah sakit dan puskesmas,  26 orang masih dirawat di rumah sakit, kemudian  jumlah pasien dalam pemantauan (PDP)  laporan resmi  13 orang,  7 orang warga Jember, 2 orang dinyaktakan covid 19 dirawat dalam ruang isolasi khusus, dari  7 orang  tersebut 2 sembuh  kemudian  3 diruang isolasi menunggu hasil laboratorium.

Hal ini perlu dikabarkan kepada masyarakat agar masyarakat sehingga timbul optimisme, sehingga masyarakat  tetap  waspada, untuk penyebaran ada 2 kecamatan yang dalam status positif yaitu Kecamatan Kaliwates dan Kec Puger, dari kedua kecamatan ini tidak perlu panik, karena mata rantainya sudah diputus, yang penting masyarakat tetap patuh pada prosedurnya.

Hal yang paling penting disampaikan kepada masyarakat bahwa, orang yang diisolasi, orang iyang isolasi mandiri itu bukan aib, sehingga tidak usah takut memeriksakan diri, karena masih ada stigma masyarakat bahwa kalau sampai diisolasi itu merupakan aib, sehingga mereka malu bahkan takut mau memeriksakan dirinya, dan hal demikian ini yang sangat membahayakan baik dirinya maupun orang lain disekitarnya, dan dalam hal ini peran rekan-rekan media sangat penting sekali.

Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, saat diberikan kesempatan bahwa kami masih menemukan kontra opini dalam pemberitaan terhadap upaya pencegahan, untuk itu hal tersebut yang harus kita minimalisirkan, sehingga ada optimisme yang besar terkait penanganan covid 19 ini, kita melakukan upaya tersebut untuk kepentingan masyarakat tidak memandang strata sosial, suku, ras dan agama, kita semua berperan, peran kita Forkopimda, Peran media, peran ulama, peran semua pihak, sehingga kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi prosedur yang telah disosialisasikan.

Bagaimana masyarakat sadar, mau menjaga jarak, mau peduli dengan sesamanya dari data ODR saja kalau tidak memiliki kesadaran dan bertemu dengan orang yang imunnya rendah, maka apa yang terjadi tentu akan meluas, prosedur, panduan yang ada hendaknya dengan sadar dipatuhi bersama, ini partisipasi yang diharapkan oleh media yang dapat memberikan optimisme kehidupan, yaitu bagaimana masyarakat agar tidak menganggap bahwa diisolasi itu merupakan aib, ini perlu bantuan rekan-rekan media juga untuk memahamkan kepada masyarakat. Kata Dandim 0824/Jember.

Acara dilanjutkan dengan  diskusi dengan para awak media yang dihadiri sekitar 30 orang kuli tinta dari berbagai media lokal maupun nasional di Kabupaten Jember. (Siswandi)

Hits: 52

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: