Bupati Jember Berikan Presentasi Bela Produk UMKM Adalah Wujud Dari Bela Negara, Dandim 0824 Apresiasi Gebyar UMKM Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Bagian Dari Penguatan Pertahanan

Jember.               Bertempat digedung Soetardjo Jl Kalimantan Kompleks Universitas Negeri Jember pada Kamis 25/10/2018 Pukul 09.30 Wib dilaksanakan acara Pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) degan thema acara  “Gebyar UMKM Jaman Now, Kewirausahaan + Pemasaran = Sukses Bisnis”  edisi ke-3 Indonesia 2018.

Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Jember dr Hj Faida MMR, Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar, Para wirausahawan  dari berbagai Kabupaten diantaranya Kabupaten Jember, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo,  Kabupaten Lumajang,  Kabupaten Situbondo,  Bondowoso dan Banyuwangi.

Acara yang digelar oleh ICSB (International Council for Small Business), organisasi internasional di bawah PBB yang menaungi UKM tersebut disamping menghadirkan para wirausahawan juga menghadirkan produk-produknya untuk dipamerkan distand-stand yang telah disediakan dilokasi yang sama.

Dengan di selenggarakannya kegiatan ini di Jember, dr Hj Faida MMR sangat senang sekali,  bahkan dr Hj Faida MMR  berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah sinergisitas Bupati lain,  untuk menunjang kegiatan UMKM, karena sudah saatnya UMKM kita menjadi UMKM yang kuat, menjadi pilar utama ekonomi bangsa, tidak berjuang sendiri-sendiri tetapi berjuang bersama-sama, menggunakan ilmu wirausaha.

Selanjutnya dalam materinya dr Hj Faida MMR  dengan judul, “Bela produk UMKM adalah wujud dari bela Negara”, Dalam paparannya, Bupati Faida membandingkan serta menjelaskan produk lokal dan produk luar, dengan sering mengkonsumsi merk terntentu dari produk asing tidak menguntungkan bagi masyarakat lokal tetapi menguntungkan negara asing.

dr Hj Faida MMR mengenalkan produk produk lokal yang tidak kalah kualitasnya dengan produk luar hal ini  supaya masyarakat lebih cinta serta lebih sering mengkonsumsi produk lokal dengan meningkatknya pasar produk lokal maka nilai keuntungan akan berputar sekitarnya, dalam arti kalau kita mengkonsumsi produk lokal Jember nilai keuntungannya akan berputar juga di jember.

Menurut dr Hj Faida MMR harus ada 3 sikap perjuangan generasi muda yaitu beli produk Indonesia, membela Indonesia dan menumbuhkan persaudaraan dengan membeli dan menggunakan hanya produk lokal saja. Kegiatan hari ini termasuk salah satu kegiatan bukan hanya perjuangan ekonomi tetapi jiga perjuangan memberikan hak asasi manusia yang namanya hak untuk berusaha, yang di Jember hak untuk berusaha adalah hak asasi.

Dalam wawancaranya dr Hj Faida MMR  menyampaikan bahwa Pemkab Jember menjalin kerjasama dengan perbankan dan sudah menginisiasi pemasaran digital untuk pemasaran, melalui Dinas Infokom di Kabupaten Jember dan ini sedang di uji coba memasarkan produk yang sudah masuk di katalog Pemkab Jember

Dengan tantangan, perlu kelanjutan produksi, dipasarkan serius kalo suplaynya tidak bisa berkelanjutan maka pasar akan lari, Maka,  perlu produk yang sejenis, berkolaborasi, sehingga produktifitasnya bisa berkolaborasi, jadi tidak harus satu produk yang memenuhi satu pasar tetapi satu pasar di penuhi beberapa produk.

Di Jember, lebih dari 2000 UMKM yang terdata di Pemkab Jember dan tidak semuanya mempunyai produk yang berkelanjutan, Jember memiliki 4C produk unggulan Jember yaitu Coffee,  Cigaret, Cacao dan Culture. Di dalam negeri, paling tidak produk hari-hari, di kantin sekolah, di dapur rumah dan di kantor-kantor seharusnya produk lokal.

Selanjutnya Galih Kanestri Dewi dari ICSB dalam wawancaranya juga menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan tahunan dari Kementerian Koperasi dan UMKM serta ICSB (International Council for Small Business), organisasi internasional di bawah PBB yang menaungi UKM, Pada tahun ke 3 pelaksanaan gebyar UKM ini,  memilih Jember sebagai tempat acara di Jawa Timur.

Kegiatan yang tujuan utamanya ingin memberikan apresiasi kepada 4 pilar ICSB, yaitu 4 pilar pendukungnya, yakni akademisi, peneliti, pemerintah, dan pelaku bisnis, supaya dapat bersinergi mengembangkan UKM di masing-masing Kabupaten

Peserta, Jember mewakili tapal kuda, jadi Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo,  Kabupaten Lumajang,  Kabupaten Situbondo,  Bondowoso dan Banyuwangi, 6 Kabupaten dan 1 kota ini semua mendapatkan penghargaan yang nantinya kepala daerahnya akan di nominasikan untuk penghargaan setaraf rasional yaitu natamukti

ICSB bersama empat pilar akan mewadahi UKM, khususnya yang memiliki kwalitas bagus-bagus dan jika memiliki potensi maka akan di bantu hingga ke go internasional. Pungkas Galih Kanestri Dewi.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar yang turut hadir bersama Bupati Jember dalam tanggapannya menyampaikan bahwa dirinya mengapresiasi  Gebyar UMKM Jaman Now yang di lakukan oleh ICSB ini, hal ini merupakan bagian dari memotivasi dunia usaha khususnya UMKM sebagai bagian dari soko guru perekonimian.

Lebih Lanjut Letkol Inf Arif Munawar menyampaikan sesuai apa yang sudah dipaparkan oleh Bupati tadi,  dengan berkembangnya UMKM disuatu daerah tentunya akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat didaerah tersebut, dan sudah barang tentu akan mewujudkan penguatan pertahanan wilayah dalam menunjang pertahanan nasional. Punkasnya (sis24)

 

 

 

 

 

Hits: 7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.