Bandara Jember Kembali Beroperasi Dengan Dua Maskapai

Jember (jember.info) Setelah sebelumnya hanya ada satu maskapai saja selama beberapa saat, mulai 28 April 2019, penerbangan Jember Surabaya – Surabaya Jember kembali seperti semula, yakni menjadi dua maskapai. Sebelumnya, maskapai Garuda Indonesia sempat mengosongkan jadwal penerbangannya dari Jember Surabaya dan sebaliknya, dikarenakan regulasi, yakni naiknya level atau kelas penerbangan Garuda Indonesia yang tidak diperkenankan lagi menggunakan pesawat baling-baling, seperti jenis pesawat ATR 72 – 600, seperti yang dipergunakan untuk penerbangan dari Jember Surabaya dan sebaliknya. Hal ini menjadikan maskapai Batik Air menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang tetap melayani jalur Jember Surabaya dan sebaliknya selama beberapa saat, hingga ada persetujuan dari Kementerian Perhubungan untuk memasukkan maskapai lain yang memungkinkan. Sesuai surat Dirjen Perhubungan Udara no AU/012/41/6/DRJU-DAU-2019, maka maskapai Citilink, telah diperbolehkan dan diberikan ijin untuk mengisi kekosongan slot penerbangan, yang sebelumnya diisi oleh Garuda Indonesia.
Bersamaan dengan turunnya ijin ini, pihak Citilink juga telah melayangkan surat kepada Kepala Bandar Udara Notohadinegoro Jember, untuk mendaratkan pesawatnya sekaligus melakukan prosedur penerbangan, bahwa penerbangan Citilink beroperasi normal sejak tanggal 28 April 2019. Sesuai pengaturan slot penerbangan, jadwal penerbangan Citilink dari Surabaya menuju Jember adalah pukul 11.45 – 12.45 WIB dan dari Jember menuju Surabaya adalah pukul 13.15 – 14.15. Dengan kata lain, sejak tanggal 28 April 2019, penerbangan dari Jember Surabaya dan sebaliknya, akan dilayani dengan 2 maskapai lagi seperti semula, yakni Batik Air dan Citilink, sejak dibukanya kembali Bandara Notohadinegoro yang digagas langsung oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR beberapa tahun lalu.
Menanggapi hal ini, Bupati Faida menyampaikan apresiasinya khususnya kepada maskapai Citilink yang telah mengisi kekosongan slot penerbangan Jember Surabaya, setelah Garuda Indonesia tidak dapat beroperasi di Bandara Notohadinegoro karena alasan regulasi. “Kita tahu bahwa potensi penerbangan dari Jember Surabaya dan sebaliknya ini sangat besar, dan sangat dibutuhkan masyarakat. Belum lagi akan banyak event-event besar periodik yang digelar di Jember, sehingga kami sangat mengapresiasi hal ini, terutama dari pihak Dirjen Perhubungan Udara Kemberterian Perhubungan dan Maskapai Citilink. Mudah-mudahan banyak memberikan manfaat,” ungkal Bupati Faida. Untuk itu, Bupati Faida menghimbau kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan pelayanan ini dengan baik.
Sesuai surat yang dilayangkan pihak Citilink, pelayanan penerbangan akan menggunakan pesawat ATR 72-600, jenis pesawat yang sama dipergunakan oleh Garuda Indonesia sebelumnya.

Hits: 107

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.