MZA Djalal aktif kembali sebagai Bupati Jember
Berita pengaktifan kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember, ternyata cukup banyak mendapat tanggapan dari masyarakat. Beragam komentar dan harapan terlontar dari masyarakat dan sejumlah tokoh terkait diaktifkannya kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember setelah sempat menjalani masa non aktif karena kesandung masalah hukum.
Saptono Yusuf, Ketua DPRD Jember, mengatakan rencana pengaktifan kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember, hendaknya tidak disertai dengan perayaan yang berlebihan, namun hendaknya lebih disyukuri dalam bentuk mendukung program pembangunan yang akan dijalankan. Pengkatifan kembaliMZA Djalal ini lanjut dia, sudah merupakan keharusan, karena yang bersangkutan sudah menjalani proses hukum, termasuk proses adminisstrasi yang sudah dikirim ke gubernur dan diteruskan ke menteri dalam negeri
“Secara pribadi saya mengucapkan selamat kepada MZA Djalal bisa memimpimpin kembali sebagai Bupati Jember, masyarakat pun banyak bertanya kapan MZA Djalal bisa aktif kembali, dan hal itu sudah terjawab saat ini,” ujarnya.
Sambutan yang sama atas diaktifkannya kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember, juga disampaikan Evi Lestari, wakil ketua Komisi A DPRD Jember. Evi menilai aktifnya kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember, merupakan wacana baru bahwa kehadirannya benar-benar ditunggu-tunggu masyarakat Jember.
Karena itu dia berharap semoga aktifnya kembali MZZA Djalal sebagai Bupati Jember, bisa melaksanakan program yang pernah diagendakan sebelumnya, yakni saat dilangsungkannya pemilukada lalu. Selain itu juga diharapkan, dengan aktifnya kembali sebagai Bupati Jember, MZA Djalal bisa menjalankan roda birokrasi dan aparatur pemerintahan yang sempat ditinggalkan untuk beberapa saat lamanya, karena ada persoalan hukum yang mesti dijalani. “Yang terpenting lagi, pelayanan masyarakat bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Evi..
Pernyataan lain terkait diaktifkannya kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember, terlontar dari sesepuh sekaligus penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH Baharuddin Rosyid. Dia menilai, pengaktifan kembali MZA Djalal memang sudah waktunya, karena sudah menjalani proses hukum yang benar, sejak dari pengadilan sampai mahkamah agung.
Karena itu diiharapkan dengan aktifnya kembali MZA Djalal, sisa waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan hal-hal yang terganggu. “Sebab setelah non aktif sejak berhasil memenangkan pilkada, banyak program pembangunan yang mestinya selesai malah tidak selesai,” ungkap Baharuddin.
Kepada semua pihak, Baharudin berharap hendaknya bisa berjalan seiring dan kompak serta tidak ada lagi hal-hal yang mengganggu. “Sebagai sesepuh sekaligus penasehat FKUB saya beraharap semua pihak bisa kompak,” tandasnya.
Tanggapan atas diaktifkannya kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember ini, juga datang dari kalangan masyarakat. Abdul Halim, mantan Kepala Sekolah MAN 1 Jember, menilai dibebaskannya MZA Djalal dari berbagai tuntutan hukum, merupakan penilaian obyektif dari pemerintah maupun penegak hukum. “Kami dari masyarakat tentunya mendukung penuh, agar supaya pemerintahan, terutama di Jember ini, ada satu keputusan yang kongkrit, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya, bagaimana pemerintahan di Kabupaten Jember ini, Kami dari masyarakat memang menunggu keputusan itu, karena sudah ada kepastian, maka di masyarakat akan timbul ketenangan,” paparnya.
Suara dari kalangan mahasiswa pun muncul terkait pengaktifan kembali MZA. Djalal sebagai Bupati Jember. Riski Amelia, aktifis mahasiswa Universitas Jember, menyatakan dukungannya atad diaktifkannya kembali MZA Djalal. “Saya mensuport penuh, karena dengan adanya orang nomor 1 di Jember, tentunya memberikan nilai positif terhadap masyarakat Jember, yang selama ini merasa dibingungkan dengan keadaan yang dirasa kurang stabil,” ucapnya
Sementara Sekretaris Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Jember, Jumatoro, menilai aktifnya kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember patut disyukuri karena ini merupakan angin segar menuju kehidupan lebih baik. Karena dengan tidak aktifnya MZA Djalal sebagai Bupati Jember justru sangat meresahkan masyarakat khususnya petani “Pak Djalal itu bapaknya petani Jember dan beliau sangat dekat dengan wong cilik khususnya petani,” imbuhnya.
Sumber : website Pemkab Jember
Popularity: 12% [?]
Mungkin ini juga Anda perlukan
- Kopi Luwak
- Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
- Lowongan Kerja terbaru Juli 2011 di SYAFIA PLAZA Jember
- Perubahan arus lalu-lintas selama Ramadhan
- Selamat Jalan Bu Yeti
- Operasi bibir sumbing gratis
- Selamat Ulang Tahun Jember
- Lowongan Kerja di jember September 2011
- Donor Darah Komunitas Blogger Jember tahun 2011
- Sidang di Mahkamah Konstitusi bisa dilihat online










Selamat kepada bapak MZA Djalal semoga program-program yang semapat tertunda untuk kemaslahatan warga jmeber khususnya dapat di lanjutkan kembali.
Lalu.. duit segitu banyak Siapa yang Ngorupsi pak? Masak.. ilang begitu saja…
Semoga Program KTP gratis bisa benar-benar gratis karena bagi perangkat desa KTP gratis itu di dispenduk. katanya sang perangkat : masak saya ke dispenduk jalan kaki kan jauh trus ongkos makannya juga mana masak saya makan batu. heeeeee…..
semoga juga P. Djalal bisa memberikan program Akta Kelahiran Gratis karena itu adalah kebutuhan semua warga terutama orang di desa yang sebagian besar tidak punya akta kelahiran. dan semoga program gratis berikutnya pihak pemerintah Kabupaten yang mendatangi ke Desa2 sehingga programnya benar2 10000000% Gratiisssss! trim’s semoga aja coment Q ditampilkan dan dibaca semua warga jember. trim’s semua I Love Jember