Video kesaksian mereka yang sembuh dari penyakitnya dgn produk BIOHEXA PANDU HERBA
Pasang Banner 468X60 pixel di sini !
iPaymu.com Pembayaran Online Indonesia

Author Archive

Images by liriklagu

Popularity: unranked [?]



Be the first to comment - What do you think?  Posted by liriklagu - 18 May 2012 at 16:57

Categories: Uncategorized   Tags:

Paypal Business for you Advertise Here Advertise Here Advertise Here Advertise Here

Marquee Content Powered By Know How Media
Kerang adalah salah satu komoditi utama sea food yang akrab di masyarakat. Namun, masyarakat yang gemar sea food yang satu ini diminta untuk waspada, mengingat sifat kerang selama hidupnya yang disebut Oseanografi LIPI, seperti penyedot debu. Oseanografi LIPI menyebut, tidak seperti ikan yang aktif berenang, kerang cenderung statis. "Kerang itu seperti penyedot debu. Dia akan menghisap apa saja yang didekatnya, termasuk logam berat. Di dalam tubuh kerang, logam tersebut dimanipulasi kerang," kata Kepala Oseanografi LIPI, Zainal Arifin. Zainal menambahkan, "Kerang tidak menderita efek apapun, namun tidak demikian dengan manusia. Penumpukan logam berat akan membahayakan kesehatan." Selain itu, sambung Zainal, kerang juga menjadi bioindikator untuk kualitas air. Banyaknya kerang mengindikasikan kualitas air patut dipertanyakan. Hal ini dikarenakan nutrisi untuk hidup kerang meliputi nitrogen dan fosfat berlimpah. Kedua zat tersebut berasal dari limbah rumah tangga yang air. Kerang telah menjadi sandaran hidup para nelayan. Pencemaran menyebabkan hasil tangkapan semakin minim dan beralih pada budidaya kerang. Pada 2003 tercatat ada 3.410 keramba bambu (bagan). Kapasitas produksi per hari adalah 120 sampai 175 ton. Courtesy : REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA.